BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – Pameran kreativitas dan pemberdayaan ekonomi bertajuk “Persit Bisa 2” kembali digelar sebagai ajang unjuk karya unggulan anggota Persit Kartika Chandra Kirana dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 di Balai Kartini, Jakarta, sekaligus menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 Persit dengan tema “8 Dekade Persit Berkarya”.
Salah satu yang menjadi sorotan dalam ajang tersebut adalah keikutsertaan PD VI Mulawarman yang menampilkan kerajinan khas Kalimantan Timur, yakni sulam tumpar. Karya ini merupakan hasil keterampilan anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD VI/Mulawarman, Ny. Satoro, yang diprakarsai bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD VI/Mulawarman, Ibu Syanti Krido Pramono.
Penampilan sulam tumpar diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat luas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Timur yang sarat nilai tradisi dan keindahan motif.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD VI/Mulawarman, Ibu Syanti Krido Pramono, menyampaikan harapannya agar karya tersebut dapat terus berkembang dan dikenal secara nasional.
“Kami berharap karya sulam tumpar ini tidak hanya dikenal di Kalimantan Timur, tetapi juga mampu menembus pasar nasional sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang membanggakan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sulam tumpar bukan sekadar produk kerajinan, melainkan juga simbol identitas budaya daerah.
“Sulam tumpar bukan sekadar kerajinan, tetapi juga mengandung nilai budaya dan identitas daerah yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan mendukung karya-karya anggota Persit, karena dukungan tersebut sangat berarti bagi perkembangan UMKM lokal,” ungkapnya.
Dengan semangat “8 Dekade Persit Berkarya”, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kreatif para istri prajurit TNI AD sekaligus melestarikan budaya Indonesia.(**)














Discussion about this post