BALIKPAPAN, Fokusborneo.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus bergerak untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pinjam Pakai Lahan dengan PT Energi Batu Hitam (PT EBH). Kerjasama tersebut mendukung pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Melak–Kotabangun yang melintasi wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT EBH di Kabupaten Kutai Barat.
Penandatanganan PKS dilaksanakan di Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan, Kamis (21/5), yang dihadiri oleh General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo, Manager PLN UPP KLT 3 Junaedi, Manager Hukum Kalimantan Timur Surya Milpan Tambunan, serta Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam Herlambang beserta jajaran.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan jalur transmisi dapat berjalan aman, tertib, dan selaras dengan aktivitas operasional di sekitar area kerja. Secara keseluruhan, proyek SUTT 150 kV Melak–Kotabangun mencakup pembangunan 488 tower, dengan 16 titik tower berada pada area yang berkaitan dengan wilayah IUP PT Energi Batu Hitam.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Kami mengapresiasi dukungan PT Energi Batu Hitam dalam pembangunan SUTT 150 kV Melak–Kotabangun,” ujar Basuki.
Menurutnya, pembangunan SUTT 150 kV Melak–Kotabangun merupakan bagian dari upaya PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat.
“Melalui kerja sama ini, PLN berkomitmen memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan bahwa PKS tersebut memberikan landasan administrasi yang jelas bagi pelaksanaan pekerjaan pada titik tower yang berada di wilayah IUP PT Energi Batu Hitam.
“Perjanjian ini mendukung pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. PLN juga memastikan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan ketentuan K3LH,” jelas Junaedi.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam, Herlambang, menyambut baik sinergi yang dibangun bersama PLN dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur.
“Kami mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan daerah. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan wilayah,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, PLN UIP KLT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kalimantan Timur.(**)












Discussion about this post