Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Ekonomi · 6 Jul 2022 14:23 WITA ·

Sebelum Beli Token Woo di Indodax, Kenali Dulu Apa Itu Woo Network


PortalCripto Perbesar

PortalCripto

Jaringan WOO atau yang lebih dikenal dengan WOO Network merupakan sebuah jaringan likuiditas yang dalam (deep liquidity), yang diinkubasi oleh Kronos Research. Jaringan likuiditas yang dalam inilah yang kemudian menghubungkan antara pedagang, bursa, institusi, dan juga platform DeFi.

Dimana keterkaitan/hubungan tersebut terbentuk dengan adanya akses demokratis yang mengarah ke sebuah likuiditas terbaik yang ada di kelasnya, eksekusi perdagangan, hingga yang mengarah ke sebuah strategi perdagangan, yang hanya membutuhkan biaya yang lebih rendah, atau bila memungkinkan tanpa harus mengeluarkan biaya sedikitpun (nol biaya).

Jaringan WOO sendiri menawarkan sebuah pertukaran yang terpusat serta pertukaran yang terdesentralisasi, sebagai bagian dari jaringan likuiditas. Beberapa diantaranya yaitu WOO X (CEX) yang menyediakan perdagangan dengan biaya yang lebih rendah, ruang kerja yang bisa disesuaikan dengan kondisi lingkungan kerja, hingga likuiditas yang dalam (deep liquidity).

Sementara yang lainnya, yang dikenal dengan WOOFi (DEX) menawarkan sebuah model Pembuatan Pasar Proaktif Sintetis (Synthetics Proactive Market Making) yang baru, yang bisa dibilang meniru/mencontoh sebuah buku pesanan bursa yang dilakukan dengan konsep tradisional.

Dalam arti, dengan model Pembuatan Pasar Proaktif Sintetis yang baru tersebut, pengguna platform perdagangan bisa melakukan pertukaran WOO, mendapatkan WOO, hingga mempertaruhkan WOO, yang mana WOO tersebut merupakan sebuah token murni dari proyek tersebut.

width"450"
width"425"

Dengan kata lain, Anda bisa membeli WOO tersebut di Binance dengan menggunakan kartu kredit maupun secara debit. Bahkan Anda juga bisa menukar dan juga memperdagangkannya dengan menggunakan mata uang Kripto lainnya. Bukan hanya itu saja, WOO juga sebenarnya bisa digunakan/diberikan sebagai hadiah (reward) pada sebuah WOOFi.

Apa yang Dimaksud dengan Jaringan WOO?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa yang dimaksud dengan WOO Network (jaringan WOO) adalah sebuah jaringan likuiditas yang dalam (deep liquidity) yang menghubungkan antara pedagang, bursa, institusi, dan juga platform DeFi.

Dimana jaringan likuiditas yang dalam inilah yang kemudian memberikan akses demokratisasi ke sejumlah likuiditas pasar, eksekusi perdagangan, hingga ke sebuah strategi yang diterapkan dengan tujuan menghasilkan sejumlah keuntungan/hasil, dengan biaya yang lebih rendah, atau bahkan dengan 0 biaya (tanpa biaya sedikitpun).

WOO Network sendiri diinkubasi oleh Kronos Research pada tahun 2019. Sekedar informasi, Kronos Research adalah sebuah perusahaan perdagangan kuantitatif, yang telah lama berkecimpung dalam pembuatan jaringan pasar terkemuka, di hampir semua bursa utama, yang telah menghasilkan sedikitnya USD 5-10 milyar volume, dalam setiap harinya (volume harian).

Berbekal pengalaman dalam bidang Cryptocurrency yang digelutinya, tim Kronos Research mulai menyadari adanya kekurangan yang terlihat pada Cryptocurrency tersebut. Dimana kekurangan tersebut meliputi likuiditas yang tidak mencukupi, bahkan yang tidak bisa dijangkau di hampir semua pertukaran mata uang Kripto (Crypto exchanges). Baik yang bersifat terpusat secara langsung, maupun yang telah terdesentralisasi.

Jaringan WOO sendiri membagi sebagian besar layanannya menjadi jaringan WOO X, pertukaran terpusat (CEX), WOOFi, pertukaran terdesentralisasi (DEX), dan juga stalking platform. Dimana melalui sejumlah layanan tersebut, jaringan WOO (WOO Network) tersebut menawarkan sistem perdagangan WOO, yang diperuntukkan bagi kalangan klien institusional, yang memungkinkan pertukaran mitra.

Dimana perdagangan WOO yang memungkinkan pertukaran mitra tersebut, dilakukan untuk mengintegrasikan likuiditas jaringan WOO, ke dalam sejumlah layanan yang ditawarkan perusahaan tersebut, yang dilakukan melalui sistem API.

Bagaimana Cara Kerja dari WOO Network (Jaringan WOO)?

WOO Network bekerjasama dengan Krenos Research untuk mengumpulkan dan juga mengintegrasikan likuiditas, yang dilakukan dengan menggunakan strategi perdagangan kuantitatif dan juga strategi nilai lindung (hedge strategic).

Likuiditas tersebut dikumpulkan dari sejumlah platform perdagangan yang terpusat, dan juga yang diperoleh dari institusional terkemuka. Bahkan baru-baru ini, likuiditas tersebut didapatkan melalui jaringan DeFi. Seperti diantaranya Ethereum, BNB Chain, Polygon dan Avalanche.

Dalam prosesnya, sejumlah klien akan terkoneksi langsung ke jaringan WOO tersebut melalui API maupun GUI, yang ada pada layanan WOO X dan juga WOOFi. Sementara yang lainnya akan terhubung secara tidak langsung melalui platform DeFi dengan skala 1 inch, 0x maupun Paraswap.

Di sisi lain, pembuat jaringan pasar (market marker) dari platform lainnya seperti dYdX contohnya, secara tidak langsung bisa juga menggunakan WOO Network tersebut. Khususnya yang digunakan sebagai tempat untuk melindungi eksposur.

Salah satu alasanya bisa saja karena model nol biaya dan nol persyaratan yang ditawarkan oleh jaringan WOO tersebut dirasa sangatlah menguntungkan. Khususnya yang berkaitan dengan proses pengambilan pesanan, yang mana hal tersebut akan sangat cocok jika diterapkan pada sistem nilai lindung yang berbiaya rendah.

Sementara jika dilihat dari market indodax harga WOO hari ini Rp2533 dari perdagangan 24 jam, sedangkan volume yang dihasilkan, dengan adanya jaringan WOO ini, volume harian bisa dikatakan mengalami pertumbuhan yang signifikan. Setidaknya yang terlihat di pertengahan bulan September tahun 2021 yang lalu, volume perdagangan yang dihasilkan dalam waktu 24 jam terakhir, telah menghasilkan sekitar USD 2,5 milyar. Dimana pertumbuhan tersebut secara tidak langsung dipengaruhi oleh adanya pertumbuhan eksponensial dari sebuah platform ternama, yang bernama dYdX.

 

Print Friendly, PDF & Email
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Saksikan Peluncuran Pecahan Uang Kertas Tahun 2022

18 Agustus 2022 - 19:39 WITA

Pimpin Rapat Staf, Gubernur Instruksikan OPD Agar Memacu Serapan Anggaran

10 Agustus 2022 - 20:09 WITA

Deddy Sitorus Gelar Sosialisasi SNI Untuk UMKM Bersama BSN

10 Agustus 2022 - 16:27 WITA

Jasa Pertambangan Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kaltara

10 Agustus 2022 - 09:58 WITA

Optimis Pendapatan Pajak Melampaui Target

9 Agustus 2022 - 12:02 WITA

RAPBN 2023 Akan Dirancang Fleksibel untuk Redam Guncangan Ekonomi Global

9 Agustus 2022 - 05:55 WITA

Trending di Daerah
error: Alert: Content is protected !!