• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Politik

Kemahalan, Komisi 2 DPRD Tarakan Usulkan Tarif Masuk Pantai Amal Diturunkan

by Redaksi
17 November 2021 16:12
in Politik
A A
Kemahalan, Komisi 2 DPRD Tarakan Usulkan Tarif Masuk Pantai Amal Diturunkan

Rapat dengar pendapat antara Komisi 2 DPRD Kota Tarakan dengan pemerintah Kota Tarakan. Foto : Istimewa

TARAKAN – Komisi 2 DPRD Kota Tarakan mengusulkan agar tarif masuk ke obyek wisata pantai Amal Baru diturunkan menjadi Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu. Komisi 2 menilai, tarif masuk obyek wisata Pantai Amal Baru yang diajukan dalam raperda tentang retribusi terlalu tinggi.

Usulan tersebut, disampaikan saat rapat dengar pendapat (RDP) antara anggota Komisi 2 dengan pemerintah yang diwakili Asisten 3 Jamaludin, Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM, Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Bagian Hukum dan Ekonomi Pemkot Tarakan di Kantor DPRD Kota Tarakan, Selasa (16/11/21). RDP ini, membahas rencana pembukaan obyek wisata Pantai Amal Baru yang akan dibuka Desember 2021.

Baca Juga

Jaga Kesejahteraan Petani, DPRD Kaltara Minta Penetapan Harga TBS Adil dan Transparan

DPRD Kaltara Apresiasi Polda Ungkap Kasus 3C di Wilayah Kalimantan Utara

Jufri Budiman Dorong Pemprov Kaltara Bangun Rumah Singgah di Seluruh Rumah Sakit Daerah

Deddy “Arsenal” Sitorus

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tarakan Muhammad Yusuf mengatakan tarif masuk obyek wisata Pantai Amal Baru yang diajukan dalam raperda tentang retribusi terlalu tinggi dan mahal.

Obyek wisata Pantai Amal Baru. Foto : Disbudporapar Kota Tarakan.

“Kalau mencermati kehidupan ekonomi masyarakat, Komisi 2 merekomendasikan supaya tarifnya diturunkan Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu. Sehingga obyek wisata Pantai Amal Baru diminati masyarakat,” kata Muhammad Yusuf ketika diwawancarai Fokusborneo.com.

Soalnya dikatakan Muhammad Yusuf, belum ada estimasi hitungan yang disampaikan pemerintah ke Komisi 2 jumlah masyarakat  tingkat ekonomi rendah, menengah dan atas. Hal ini diperlukan supaya target pendapatan yang dicanangkan pemerintah bisa tercapai.

“Dimungkinkan tarifnya bisa disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat. Soalnya fasilitas yang tersedia di dalam masih terbatas belum ada fasilitas seperti waterboom maupun fasilitas lainnya,” beber politisi Partai Nasdem.

Obyek wisata Pantai Amal Baru. Foto : Disbudporapar Kota Tarakan.

Sementara itu, dalam RPD disampaikan tarif masuk obyek wisata Pantai Amal Baru hari Senin sampai Jumat untuk anak-anak sebesar Rp 25 ribu dan dewasa sebesar Rp 30 ribu. Sedangkan hari Sabtu dan Minggu sebesar Rp 40 ribu.

“Kita juga harus tahu berapa biaya operasionalnya dan estimasi pendapatannya berapa, sehingga ada kejelasan pendapatan yang ditargetkan pemerintah sesuai nilai pas masuk obyek wisata Pantai Amal Baru,” jelas Yusuf Middu biasa sapaan sehari-hari.

Selain itu, dijelaskan Yusuf Middu, Komisi 2 ingin mengetahui kalkulasi hitungan pengembalian investasi yang sudah dikeluarkan pemerintah. Apalagi raperdanya masih dalam tahap pembahasan belum diketok.

“Ini kan menyangkut komersial ya, makanya kami kepingin tahu. Karena ketika dalam bentuk investasikan, ada break even point nya berapa lama, berapa tahun, dan tentunya ada kegiatan-kegiatan operasional didalamnya ini harus jelas semuanya sebagai acuan untuk menentukan tarif masuk,” tutup Yusuf Middu.(Mt)

Tags: DisbudporaparDPRD Kota TarakanKomisi 2 DPRD Kota TarakanMuhammad YusufObyek wisataPantai Amal BaruPemkot Tarakan

Berita Lainnya

Jaga Kesejahteraan Petani, DPRD Kaltara Minta Penetapan Harga TBS Adil dan Transparan
Parlemen

Jaga Kesejahteraan Petani, DPRD Kaltara Minta Penetapan Harga TBS Adil dan Transparan

3 Juni 2026 16:36
Kriminal

DPRD Kaltara Apresiasi Polda Ungkap Kasus 3C di Wilayah Kalimantan Utara

2 Juni 2026 15:42
Politik

Jufri Budiman Dorong Pemprov Kaltara Bangun Rumah Singgah di Seluruh Rumah Sakit Daerah

1 Juni 2026 14:49
Deddy “Arsenal” Sitorus
Olah Raga

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026 18:12
DPD PKS Kota Tarakan luncurkan Gerakan Kader Sehat. Foto: ist
Politik

Ajak Warga Hidup Sehat, PKS Tarakan Luncurkan Gerakan Kader Sehat

31 Mei 2026 11:36
Panaskan Mesin Partai, Golkar Kaltara Gelar Pleno Strategis untuk Pemilu 2029
Politik

Panaskan Mesin Partai, Golkar Kaltara Gelar Pleno Strategis untuk Pemilu 2029

30 Mei 2026 19:56
Next Post

Gerdana Gernabung, 90 Narapidana Lapas Tarakan Punya Tabungan Sendiri

Vaksinasi Door To Door, Binda Kaltara Sasar Warga Pesisir

Ketua Umum SMSI Terima Kunjungan Tim Baintelkam Mabes Polri

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Jupiter Aerobatic Team Tiba di Tarakan, Siap Emban Misi Internasional ke Brunei Darussalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolres Tarakan Pimpin Sertijab Kapolsek KSKP dan Penyerahan Jabatan Kasat Resnarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polsek Sesayap Hilir Ungkap Pencurian Dump Truck di Hutan Malinau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebijakan Sentralisasi Ekspor Picu Kepanikan, Harga TBS Sawit di Kaltara Anjlok Hingga Rp1.740/Kg

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah Besar Ekspor Perikanan Kaltara, Kepiting Perdana Dikirim Ke Hongkong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Jaga Kesejahteraan Petani, DPRD Kaltara Minta Penetapan Harga TBS Adil dan Transparan

Jaga Kesejahteraan Petani, DPRD Kaltara Minta Penetapan Harga TBS Adil dan Transparan

3 Juni 2026 16:36

Jaga Kelancaran Aktivitas Pagi, Sat Lantas Polresta Bulungan Gelar Apel Strong Point

3 Juni 2026 14:42
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP