TARAKAN – Usai menyerahkan berkas pendaftaran Calon Gubernur 2024-2029 di sekretariat DPW PKS, Zainal Arifin Paliwang bersama rombongan mendatangi sekretariat penjaringan Bacalon Kepala Daerah DPW PKB Kaltara, di Jalan Diponegoro, Selasa (30/4/2024) sore.
Datang langsung ke PKB, Zainal sekali lagi menegaskan ini adalah bentuk keseriusannya maju di Pilkada dan berharap mendapatkan surat rekomendasi dari PKB.
Sebagai incumben, Zainal Arifin Paliwang mengatakan siap mengikuti semua tahapan partai politik yang disyaratkan parpol termasuk PKB.
“Semua kita harus jalani, semua kita harus jalani apa yang disyaratkan harus kita jalani, kita laksanakan,” tegas Zainal Arifin Paliwang.
Salah satu proses yang akan dijalani Zainal Arifin Paliwang di PKB yakni uji kompetensi dan kelayakan (UKK) DPP PKB, salah satu uji yakni visi misi.
Zainal menerangkan untuk visi misi calon Gubernur 2024-2029, Ia bersama tim telah mempersiapkannya.
“Visi misi calon Gubernur 2024-2029 nanti Insya Allah tidak jauh berbeda dengan visi misi saya 2021-2026,” ungkapnya.
Visi misi ini diambil, lantaran masa jabatan 5 tahun Gubernur Kaltara 2021-2026 tidak bisa dilaksanakan 100 persen sehubungan dengan adanya Pilkada serentak.
“Sehingga kami kekurangan waktu lebih kurang 1 tahun 4 bulan sehingga tidak mungkin kami laksanakan 100%,” ungkapnya.
Sebagai incumben, Zainal Arifin Paliwang Optimis mendapatkan dukungan dari PKB untuk maju di Pilkada 2024-2029 yang akan dilaksanakan November tahun ini.
“Saya sebagai incumben harus selalu optimis,” tegasnya singkat.
Zainal menambahkan, pada tanggal 2 Mei 2024 Ia juga mendapatkan undangan dari DPP PKB di Jakarta pada kegiatan halal bihalal, ” insya Allah saya hadir di acara itu dan memenuhi undangan dari PKB,” imbuhnya.
Ketua DPW PKB Kaltara mengungkapkan, semua bakal calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada dan mendaftar di PKB akan dilakukan UKK oleh DPP.
Herman mengungkapkan untuk waktunya akan dijadwalkan oleh DPP, “Mereka nanti akan menjadwalkan Insya Allah, yang sudah rampung yang sudah siap untuk dilaksanakan UKK itu akan dilakukan di sana,” ungkap Herman.
Lebih lanjut, Herman menerangkan bahwa dalam UKK, tim akan mendalami seluruh visi misi calon-calon yang mendaftar di PKB akan mendalami secara keseluruhan,” terangnya.
Dalam tim UKK sendiri nantinya terdiri dari berbagai unsur, baik itu internal PKB, kalangan profesional, Menteri, Anggota DPR RI, setelah lengkap nanti ada pertanyaan – pernyataan mungkin lebih teknis,” sambungnya.
Terkait waktu pelaksanaan UKK, Herman mengatakan waktunya tentative karena ada bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Calon Bupati dan wakil Bupati serta Calon Walikota dan Wakil Walikota dari seluruh Indonesia.
“Dari 38 Provinsi itu yang mana lengkap berkasnya kita akan sodor nanti akan diberikan surat,” katanya.
PKB saat ini membuka penjaringan secara terbuka. Kemungkinan akan dilaksanakan pada Mei, dan rekomendasi biasa terbit pada bulan Agustus.
“Mungkin minggu-minggu pertama atau minggu kedua di bulan Agustus karena kan pendaftaran 27 sampai 29 agustus biasanya sebelum itu satu minggu sudah terbit SK, karena harus ada deklarasi harus ada persiapan-persiapan lainnya,” pungkasnya. (Ary/Iik)












Discussion about this post