TANJUNG SELOR, Fokusborneo.com – Sebuah langkah untuk memperkokoh fondasi demokrasi di Kalimantan Utara (Kaltara) resmi bergulir.
Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Achmad Djufrie, SE., MM., menghadiri secara langsung Penyerahan Simbolis Bantuan Keuangan kepada Partai Politik Tahun Anggaran 2026 di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (28/7/26).
Momentum ini bukan sekadar agenda seremoni penyerahan anggaran rutin. Lebih dari itu, kehadiran jajaran pimpinan daerah bersama Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., dan unsur Forkopimda menegaskan komitmen kolektif menjadikan partai politik sebagai mesin pendorong demokrasi yang makin sehat, terbuka, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
DPRD Kaltara menaruh harapan besar agar kucuran dana bantuan ini menjadi instrumen penting dalam pendidikan politik warga, bukan sekadar operasional kelembagaan.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menegaskan kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas demokrasi yang dibangun partai politiknya.
Partai politik adalah pilar utama, dan penguatannya adalah kunci untuk melahirkan iklim politik yang cerdas.
”Harapan kita bersama, bantuan keuangan ini benar-benar dioptimalkan untuk pendidikan politik masyarakat. Kita ingin pendidikan politik menyentuh seluruh lapisan warga Kaltara, sehingga partisipasi publik bukan hanya sekadar datang ke TPS saat pemilu, tetapi juga ikut mengawal pembangunan secara kritis dan konstruktif,” tegas Achmad Djufrie.
Ia menambahkan, kapasitas kelembagaan partai yang makin kuat dan transparan akan berbanding lurus dengan kualitas demokrasi di Kaltara.
Dengan pendidikan politik yang berjalan berkelanjutan, masyarakat akan semakin dewasa dalam berdemokrasi, mampu menyaring informasi, dan terus berkontribusi aktif bagi kemajuan Bumi Benuanta.
Melalui penyerahan bantuan secara simbolis kepada para pimpinan partai politik penerima, Pemprov dan DPRD Kaltara berharap sinergi antara pemerintah, parlemen, dan partai politik dapat terus terjalin erat demi mewujudkan kehidupan berbangsa yang makin demokratis, stabil, dan sejahteraan bagi seluruh warga Kaltara.(**)











Discussion about this post