TARAKAN, Fokusborneo.com – Perjuangan panjang warga pesisir Tanjung Pasir untuk menikmati akses jalan yang layak akhirnya membuah hasil.
Anggota Komisi III DPRD Kota Tarakan sekaligus legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Tarakan Timur, Asrin Saleh, memastikan proyek ulinisasi di wilayah tersebut telah tuntas dikerjakan dan kini sudah bisa dinikmati masyarakat.
Infrastruktur berupa jalan ulinisasi di kawasan RT 19 dan RT 21 Tanjung Pasir, Kelurahan Mamburungan ini sebelumnya merupakan salah satu titik krusial yang paling sering dikeluhkan warga.
Pasalnya, jalan tersebut menjadi jalur urat nadi utama yang menghubungkan kawasan Tanjung Pasir dengan Tanjung Batu.
Asrin Saleh mengungkapkan perbaikan akses ini menjadi prioritas utamanya dalam menyerap aspirasi pokok pikiran (pokir) DPRD, mengingat mayoritas warga setempat menggantungkan hidup dari sektor kelautan.
”Kondisinya memang selalu dikeluhkan masyarakat dan menjadi skala prioritas kami untuk segera diselesaikan. Jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan antara Tanjung Pasir dengan Tanjung Batu,” ujar Asrin Saleh, Rabu (5/8/26).
Untuk pengerjaan di RT 21, alokasi anggaran yang dikucurkan mencapai kurang lebih Rp350 juta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), mencakup pembangunan jalan baru hingga rehabilitasi fisik.
Tuntasnya ulinisasi ini disambut antusias warga. Jika sebelumnya para nelayan harus bersusah payah menembus jalur yang rusak parah saat mengangkut hasil tangkapan laut, kini mobilitas ekonomi dan aktivitas harian masyarakat pesisir dapat berjalan jauh lebih lancar.
”Sebelumnya kalau mereka mengangkut hasil laut jalannya rusak parah sehingga susah dilewati. Sekarang setelah diperbaiki, aktivitas warga sudah berjalan lancar dan mereka sangat bersyukur aspirasi yang diperjuangkan sekian lama akhirnya tuntas,” pungkasnya.(**)














Discussion about this post