• About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Fokus Borneo
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • KPH Tarakan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • Rubrik
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olah Raga
    • Sosial Budaya
    • Hiburan
    • Energi
  • Opini
No Result
View All Result
Fokus Borneo
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini
Home Ekonomi

QRIS “Merisaukan Donald Trump ?”

by Redaksi
13 Mei 2025 13:31
in Ekonomi, Opini
A A
QRIS “Merisaukan Donald Trump ?”

Baca Juga

Wakili Gubernur, Bustan: SDM Lokal Kaltara Harus Naik Kelas

Digitalisasi Kaltara Melesat, Transaksi QRIS Tembus Rp2,4 Triliun Tumbuh 266 Persen 

BI Kaltara Menilai Program MBG Jadi Tantangan Sekaligus Peluang Tekan Inflasi 2026

Muhammad Nasir: Rekomendasi LKPJ 2025 Harus Jadi Bahan Perbaikan Pemerintah

Oleh:

Dr. Ana Sriekaningsih.,S.E.,S.Th.,M.M Politeknik Bisnis Kaltara

Anggota Forum Komunikasi Akademisi Penulis Populer Kebijakan BI

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah sistem pembayaran berbasis QR code yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia untuk mempermudah transaksi keuangan di Indonesia. penerapan QRIS memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi

Peningkatan Transaksi Digital

– Mempermudah Pembayaran : QRIS memungkinkan masyarakat untuk melakukan transaksi dengan lebih cepat dan efisien, mengurangi ketergantungan pada uang tunai.

– Aksesibilitas : Dengan banyaknya merchant yang menerapkan QRIS, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi di berbagai sektor, mulai dari makanan, transportasi, hingga layanan lainnya.

Dukungan untuk UMKM

– Peningkatan Penjualan : Banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kaltara yang mengadopsi QRIS untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas.

– Pemasaran yang Lebih Mudah : QRIS membuat UMKM lebih mudah mempromosikan produk mereka, serta menerima pembayaran dari pelanggan tanpa batasan waktu dan tempat.

– Pertumbuhan Ekonomi : Dengan meningkatnya transaksi yang dilakukan secara digital, Kaltara mengalami peningkatan dalam pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Penerapan QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan dukungan yang terus-menerus dari pemerintah dan sektor swasta, QRIS memiliki potensi untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital, memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Penggunaan QRIS di kalangan merchant juga menunjukkan perkembangan yang positif, sejalan dengan tren ekonomi digital yang semakin menguat. Untuk mendukung pertumbuhan ini, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan komunitas bisnis sangat penting dalam mengatasi tantangan dan memaksimalkan potensi dari sistem pembayaran digital tersebut.

Belakangan ini ada beberapa perbincangan berkaitan keberadaan QRIS yang merisaukan Donald Trump. QRIS sistem pembayaran berbasis QR code yang dikembangkan di Indonesia untuk memudahkan transaksi non-tunai. Jika pernyataan bahwa QRIS “merisaukan Donald Trump” benar-benar muncul dalam berita atau diskusi, dapat dipahami bahwa hal ini mungkin berkaitan dengan beberapa faktor yang berhubungan dengan kebijakan ekonomi atau persaingan sistem pembayaran secara global.

Beberapa alasan hipotetis mengapa QRIS dapat dianggap mengganggu oleh pihak-pihak tertentu, termasuk tokoh seperti Donald Trump, antara lain:

1. Persaingan Ekonomi : QRIS merupakan langkah Indonesia menuju sistem pembayaran yang lebih modern dan efisien. Ini dapat dianggap sebagai kompetisi bagi sistem pembayaran tradisional yang banyak dikuasai oleh perusahaan-perusahaan besar, termasuk yang berbasis di Amerika Serikat.

2. Inovasi dan Adopsi Teknologi : Jika QRIS sukses dan diadopsi secara luas, ini bisa menjadi contoh bagaimana negara lain mengembangkan sistem teknologinya sendiri, yang mungkin bertentangan dengan kepentingan bisnis tertentu yang dianggap kuat di pasar internasional.

3. Isu Kebijakan Luar Negeri : Keterlibatan negara dalam mengembangkan sistem pembayaran domestik dapat memicu diskusi lebih luas mengenai kebijakan luar negeri, kemandirian ekonomi, dan dominasi dolar AS di pasar global.

4. Efek pada Investasi : Jika QRIS sukses menarik lebih banyak investasi ke sektor fintech di Indonesia, ini bisa mempengaruhi arus modal ke negara lain, yang mungkin dianggap merugikan oleh beberapa pemimpin atau investor besar.

Namun, penting untuk dicatat bahwa pernyataan ini murni spekulatif dan belum ada bukti jelas yang menunjukkan bahwa Donald Trump secara langsung “merasakan” ketakutan terhadap QRIS.

Terkait dengan pernyataan Donald Trump yang merisaukan keberadaan QRIS, yang mungkin lebih berkaitan dengan kekhawatiran terhadap peningkatan dominasi alat pembayaran digital atau perkembangan sistem keuangan yang lebih terintegrasi, hal ini menunjukkan adanya ketertarikan pada bagaimana inovasi dalam sistem pembayaran dapat mempengaruhi perekonomian secara global.

Secara keseluruhan, meskipun ada beragam pendapat dan sentimen terhadap sistem pembayaran digital. QRIS, memberikan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dapat dengan mudah menerima pembayaran digital, yang membuka peluang bagi mereka untuk mengakses pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan.

QRIS menjadi bagian penting dari transformasi ekonomi digital Indonesia, mendukung pertumbuhan bisnis berbasis digital dan inovasi dalam sektor finansial. QRIS merupakan langkah maju yang positif untuk memodernisasi sistem pembayaran di Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Tags: Bank IndonesiaBIDonald TrumpDr. Ana SriekaningsihHeadlineQRIS

Berita Lainnya

Wakili Gubernur, Bustan: SDM Lokal Kaltara Harus Naik Kelas
Daerah

Wakili Gubernur, Bustan: SDM Lokal Kaltara Harus Naik Kelas

12 Mei 2026 09:35
BI Kaltara Edukasi Pedagang Kenali Keaslian Rupiah dan Manfaatkan QRIS
Ekonomi

Digitalisasi Kaltara Melesat, Transaksi QRIS Tembus Rp2,4 Triliun Tumbuh 266 Persen 

12 Mei 2026 09:09
BI Kaltara Menilai Program MBG Jadi Tantangan Sekaligus Peluang Tekan Inflasi 2026
Ekonomi

BI Kaltara Menilai Program MBG Jadi Tantangan Sekaligus Peluang Tekan Inflasi 2026

11 Mei 2026 19:39
Muhammad Nasir: Rekomendasi LKPJ 2025 Harus Jadi Bahan Perbaikan Pemerintah
Ekonomi

Muhammad Nasir: Rekomendasi LKPJ 2025 Harus Jadi Bahan Perbaikan Pemerintah

11 Mei 2026 19:22
Daerah

Program Binaan Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan Panen Perdana 80 Kg Ikan Nila Bioflok, Perkuat Ketahanan Pangan PPU

11 Mei 2026 19:09
Investasi Industri Pengolahan Perkuat Ekonomi Kaltara di Tengah Tekanan Global
Ekonomi

Investasi Industri Pengolahan Perkuat Ekonomi Kaltara di Tengah Tekanan Global

11 Mei 2026 16:56
Next Post

Personel Polres Tarakan Amankan Ibadah Waisak

Dampak, Peluang, dan Tantangan Perang Dagang AS vs China di Kaltara

Tunggu Keppres, Balikpapan Akan Gunakan Insinerator Kelola Sampah

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami
  • Perkuat Sinergi di Bumi Benuanta, Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Dan Grup 4 Kopassus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pencemaran Limbah Oli di Sungai, Intake IPA Kampung Bugis Dimatikan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Pengunjung RS Pertamedika Enggan Parkir di Dalam? Ini Kata Dishub Tarakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Tahap Pondasi, Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Terus Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatani Dunia Kampus dan Industri, Jurusan Teknik Elektro UBT Hadirkan Penguji Eksternal dalam Ujian Skripsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Fokus Borneo

Ikuti Kami

Rubrik

  • Advetorial
  • Daerah
  • Derap Nusantara
  • Ekonomi
  • Energi
  • Fokus
  • Hiburan
  • IKN
  • Kantah Kota Balikpapan
  • Kementrian ATR/BPN
  • KPH Tarakan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemkab Bulungan
  • Pemkab Malinau
  • Pemkab Nunukan
  • Pemkab Tana Tidung
  • Pemkot Balikpapan
  • Pemkot Tarakan
  • Pemprov Kaltara
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • TNI Polri
  • Travel
  • Video

Recent News

Dukung Ketahanan Energi Nasional, PHI Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026

Dukung Ketahanan Energi Nasional, PHI Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026

13 Mei 2026 21:37

Bunda PAUD Vamelia Ibrahim Optimis Anak Tana Tidung Jadi Inovator Masa Depan

13 Mei 2026 21:03
  • About Us
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP

error: Content is protected !!
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Advetorial
    • Pemprov Kaltara
    • Pemkot Tarakan
    • Pemkab Bulungan
    • Pemkab Nunukan
    • Pemkab Malinau
    • Pemkab Tana Tidung
    • Pemkot Balikpapan
    • Kementrian ATR/BPN
    • Kantah Kota Balikpapan
  • Daerah
  • TNI Polri
  • IKN
  • Kriminal
  • Politik
  • Parlemen
  • KPH Tarakan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olah Raga
  • Sosial Budaya
  • Travel
    • Kuliner
  • Energi
  • Hiburan
  • Opini

© 2025 PT KITA MEDIA GROUP