TARAKAN, Fokusborneo.com – Ketua Komisi 3 DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Tarakan yang berencana membangun pusat pergudangan di Kelurahan Lingkas Ujung, tepatnya memanfaatkan lahan eks Cafe JB dekat kawasan Taman Berlabuh.
Pembangunan gudang transit ini dinilai sebagai solusi strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berbadan besar di jalan-jalan utama Kota Tarakan.
Randy menjelaskan keberadaan pusat pergudangan sangat dibutuhkan untuk membatasi pergerakan truk kontainer dan armada logistik berbadan besar agar tidak langsung melintas di pusat kota, terutama pada jam-jam sibuk.
“Aktivitas bongkar muat kontainer berbadan besar sering kita lihat terjadi siang hari di dalam kota. Ini tentu berbahaya dan memicu kemacetan. Ke depan, pengusaha bisa menyewa di pusat pergudangan ini, lalu pengangkutan barang ke toko retail dilanjutkan menggunakan kendaraan roda empat yang lebih kecil,” ujar Randy, Minggu (16/8/26).
Langkah ini juga diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan fatal yang sempat beberapa kali terjadi di jalur protokol Tarakan.
Berdasarkan hasil peninjauan dan koordinasi bersama dinas terkait beberapa waktu lalu, total anggaran yang disiapkan pemerintah daerah untuk proyek pergudangan ini berkisar Rp5 miliar, dengan anggaran awal (starter) pada tahun ini sekitar Rp700 juta.
Mengingat keterbatasan anggaran, pembangunan akan dilakukan secara bertahap atau multiyears dengan memprioritaskan 2 unit bangunan gudang terlebih dahulu.
Pembangunan dimulai dari sisi ujung eks lahan Cafe JB agar tidak mengganggu area yang saat ini masih digunakan sebagai tempat parkir menginap kendaraan besar.
Randy berharap proyek ini dapat berjalan lancar sehingga kenyamanan serta keselamatan para pengguna jalan di Kota Tarakan dapat meningkat secara signifikan.(**)












Discussion about this post