TARAKAN, Fokusborneo.com – Hari pertama pembukaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Tarakan langsung memicu antusiasme luar biasa dari masyarakat.
Sejak loket pendaftaran jalur non-zonasi resmi dibuka, Senin (29/6/26) pagi, ratusan orang tua wali murid tampak memadati area sekolah guna mendaftarkan anak mereka melalui jalur Prestasi, Afirmasi dan Mutasi.
Tingginya animo masyarakat ini mendapat tanggapan langsung dari pihak sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Kota Tarakan, Moh. Rachmat, dirinya tidak menampik lonjakan pendaftar dipicu pandangan kolektif masyarakat yang masih memosisikan sekolah ini sebagai sekolah favorit.
“Mungkin masih di kepala orang tua bahwa SMP 1 adalah sekolah unggulan, barangkali ya. Padahal sudah enggak ada itu istilah-istilah sekolah unggulan atau favorit, semua sekolah sudah sama sekarang. Tapi mungkin stigma yang tersimpan di kepala orang-orang masih itu,” ujarnya.
Kuatnya stigma tersebut bahkan membuat sejumlah orang tua yang berdomisili di luar wilayah zonasi resmi SMPN 1 Tarakan tetap mencoba peruntungan mereka untuk mendaftar lebih awal.
Berdasarkan data resmi SPMB SMP Negeri 1 Tarakan menyediakan total daya tampung sebanyak 11 Rombongan Belajar (Rombel) untuk 349 murid.
Rincian alokasi kuota tersebut terdiri dari Jalur Domisili 50% dari total kuota 175 murid)
, Jalur Prestasi 25% dari total kuota 87 murid, Jalur Afirmasi 20% dari total kuota 70 murid dan Jalur Mutasi 5% dari total kuota 17 murid.
Untuk jalur Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi, pendaftaran dibuka singkat pada 29–30 Juni 2026 pukul 08.00–12.00 Wita dan diumumkan pada 30 Juni pukul 15.00 Wita.
Sementara Jalur Domisili baru akan dibuka pada 1–3 Juli 2026, disusul tahap daftar ulang pada 6–7 Juli 2026.
Panitia menginstruksikan para orang tua untuk menyusun dokumen pendaftaran ke dalam map berwarna sesuai jalur yang dipilih.
Untuk Map Merah (Jalur Afirmasi) untuk keluarga ekonomi tidak mampu (pemegang KIP, PKH, atau BPNT). Map Hijau (Jalur Mutasi) menyertakan surat penugasan resmi orang tua.
Sedangkan untuk Map Biru (Jalur Prestasi) menyertakan peringkat rapor 1, 2, 3 sekolah asal atau sertifikat prestasi 3 tahun terakhir, serta Map Kuning (Jalur Domisili) menyertakan KK dengan wilayah zonasi resmi meliputi Kelurahan Pamusian, Sebengkok, Karang Balik, Karang Anyar, dan Kampung 1 Skip.
Melalui momentum ini, pihak sekolah memberikan imbauan mendalam kepada para orang tua agar bijak dan tidak memaksakan kehendak. Pemerataan kualitas pendidikan dinilai sudah berjalan dengan sangat baik.
“Semua sekolah itu sekarang sama, di mana saja sama. Guru-gurunya juga sudah sarjana semua. Jadi tidak usah memaksakan dirilah orang tua, kalau sesuai zonasi saja. Tapi kalau memang punya prestasi, mau coba-coba di SMP 1 ya silakan. Namun kalau nanti tergeser ke sekolah mana, ya diterima saja karena semua sekolah sama,” pungkas Moh. Rachmat.(*/mt)












Discussion about this post