NUNUKAN, Fokusborneo.com – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Almuzammil Yusuf, M.Si., dijadwalkan melakukan kunjungan strategis ke Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), selama tiga hari, mulai 21- 23 November 2025.
Kunjungan ini memiliki misi ganda, yaitu membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW PKS Kaltara sekaligus menjalankan fungsi legislatifnya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Kehadirannya ini, sebagai upaya PKS untuk memastikan keluhan dan aspirasi masyarakat di wilayah perbatasan tidak terabaikan di Senayan
Ketua DPW PKS Kaltara, Asep Mahmudin, menyambut hangat dan menggarisbawahi pentingnya peran Presiden PKS dalam kunjungan kali ini.
”Kehadiran Bapak Presiden PKS di Nunukan merupakan energi besar bagi kami, karena beliau datang tidak hanya sebagai pimpinan partai, tetapi juga sebagai wakil rakyat di DPR RI. Ini berarti aspirasi yang kami kumpulkan di wilayah perbatasan dapat langsung dibawa ke meja pembahasan di Jakarta,” jelas Asep Mahmudin, Kamis (20/11/25).
Ia menambahkan, PKS berkomitmen untuk menjadi suara bagi masyarakat yang belum terwakili di tingkat nasional.
“Kami ingin memastikan isu-isu krusial seperti infrastruktur, ekonomi rumput laut, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat perbatasan dapat diprioritaskan. Dengan kunjungan ini, Nunukan tidak akan lagi merasa terpencil dari pusat kebijakan,” tegasnya.
Selama tiga hari, Presiden PKS akan menjalani agenda yang terstruktur, menggabungkan penguatan internal dengan kegiatan kemasyarakatan.
Hari pertama Jumat, 21 November, agenda diawali dengan Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara (FDABB).
Pertemuan ini, akan melibatkan tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk membahas isu-isu strategis kenegaraan dan tantangan spesifik di wilayah perbatasan.
Hari kedua Sabtu, 22 November, konsolidasi dan tinjauan lapangan menjadi puncak kunjungan yang menggabungkan berbagai fungsi:
• Pagi hari akan dilaksanakan Temu Tokoh Nasional sekaligus sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan.
• Dilanjutkan dengan Rakerwil DPW PKS Kaltara sebagai forum konsolidasi dan perumusan strategi politik daerah.
• Agenda kemudian bergeser ke ranah pemberdayaan, yakni silaturahmi bersama Perempuan PKS (BIPEKA) dan kunjungan lapangan ke UMKM Rumput Laut untuk mendukung ekonomi kerakyatan.
• Momen penting lainnya adalah kunjungan simbolis ke Tugu Perbatasan Indonesia-Malaysia di Sebatik, menegaskan komitmen PKS terhadap kedaulatan.
• Malam harinya diisi dengan Ramah Tamah bersama Bupati Kabupaten Nunukan.
Hari ketiga Minggu, 23 November, kunjungan ditutup dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepada masyarakat, yaitu Senam bersama Presiden PKS dan Fun Futsal bersama Presiden PKS, mempromosikan gaya hidup sehat dan kebersamaan.
Kunjungan Dr. H. Almuzammil Yusuf ke Nunukan ini mengirimkan pesan kuat PKS memandang pembangunan wilayah perbatasan bukan hanya sebagai isu regional, tetapi sebagai isu kedaulatan dan keadilan sosial yang harus diperjuangkan secara intensif di Parlemen.(*/mt)














Discussion about this post