TANA TIDUNG, – Persiapan Rapat Paripurna HUT Tana Tidung ke- di Pendopo Djaparuddin, yang akan digelar Sabtu (10/8/2024) nanti dipastikan sudah hampir rampung.
Sebelumnya Sekretariat DPRD sudah melakukan rapat bersama Bupati, Sekda dan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tana Tidung pada 3 Agustus lalu, terkait progres dan sekaligus memaparkan Rapat Paripurna HUT KTT yang akan dilakukan 10 Agustus 2024.
Sekretaris DPRD Tana Tidung, Asnol menuturkan progres pelaksanaan sudah mencapai 90 persen. Ruangan sudah di dekorasi dan selanjutnya pemasangan tenda di sekitar lokasi acara.
“Undangan sudah kita sebar ke sebanyak 1000 orang. Koordinasi dengan lintas OPD juga sudah dilakukan sejak 26 Juli lalu bersama Sekda, dilanjutkan rapat dengan Bupati 3 Agustus,” ujarnya, Kamis (8/8/2024).
Diperkirakan gladi bersih kegiatan dilakukan 9 Agustus akan menuntaskan persiapan jelang acara. Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD) juga turut menjadi tamu undangan, termasuk Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri di Tanjung Selor yang masih membawahi Tana Tidung.
“Gubernur juga sudah kami sampaikan undangannya sekaligus mempersiapkan sambutan dalam rangka HUT Tana Tidung,” imbuhnya.
Kapasitas Pondok Djaparuddin sendiri diperkirakan bisa menampung 400 orang, namun karena ada meja DPRD, maka undangan yang ada di dalam ruangan hanya sekitar 300 orang yang bisa masuk. Sementara diluar ruangan akan diatur tempat duduk untuk 700 undangan.
Sehingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), kepala desa dan istri dan partai politik, Ketua Lembaga Adat Tidung, Dewan Adat Ulun Pagun se-Kaltara, Ketua Adat Tidung Malinau, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, organisasi hingga pimpinan perusahaan maupun bank yang ada di Tana Tidung bisa turut hadir.
“Acara dimulai pukul 09.30 Wita di hari Sabtu, 9 Agustus. Berdasarkan rundown ini akan sampai 11.30 Wita. Karena ini merupakan syukuran, jadi ada penyambutan tarian selamat datang, kemudian pembacaan selayang pandang dengan mengingat kembali mulai dari pembentukan Tana Tidung sejak masih di Kaltim kemudian ke Kaltara,” terangnya.
Setelah menampilkan sejarah pembentukan Tana Tidung, para tokoh presidium pembentukan Tana Tidung sebanyak 20 orang akan hadir untuk melengkapi acara.
“Kalau sidang Paripurna ini kan seperti ucapan selamat HUT Tana Tidung. Pembentukan yang melalui perjuangan presidium, kemudian membentuk kecamatan dari beberapa desa. Masyarakatnya menginginkan Tana Tidung ini terbentuk menjadi Kabupaten,” paparnya.
Ia berharap dengan HUT Kabupaten Tana Tidung dengan sebutan Upun Taka tahun ini, bisa lebih maju dan sejahtera. “Upun Taka itu artinya tempat kita, pokok kita berkumpul. Jadi di usia ke 17 ini semoga lebih maju lagi,” harapnya.(**)















Discussion about this post