Menu

Mode Gelap
Capaian WTP Harus Berkorelasi dengan Pembangunan Daerah Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Al Ikhlas Polairud Polda Kaltara Gubernur Santuni Pemilik Taman Pendidikan Alquran (TPA) Pantai Amal yang Terbakar Percepat Herd Immunity, Kodim Tarakan Gelar Serbuan Vaksin Untuk Pelajar Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah, Pemprov Gelar Rakor GWPP

Ekonomi · 28 Nov 2021 21:12 WITA ·

Panen Perdana, Bawang Merah Berhasil Dibudidayakan di Tarakan


Petani Bawang Merah Tarakan Menunjukan Hasil Panen Perdananya. Foto: fokusborneo.com Perbesar

Petani Bawang Merah Tarakan Menunjukan Hasil Panen Perdananya. Foto: fokusborneo.com

TARAKAN – Komoditas bawang merah berhasil dikembangkan dan dibudidayakan di Kota Tarakan bahkan masa panennya jauh lebih cepat.

Terbukti pada hari ini Minggu (28/11/2021) petani Tarakan yang tergabung di kelompok tani flora dan fauna melaksanakan panen perdana bawang merah di lahan pertanian Kelurahan Juata Permai.

Lokasi ini merupakan program demplot atau kebun percontohan pengembangan program bawang merah oleh Bank Indonesia Provinsi Kaltara bersama Pemkot Tarakan dan kelompok tani.

Ketua kelompok tani flora dan fauna mandiri, Darmawan menjelaskan tingkat keberhasilan tanam bawang merah telah dicapai bahkan panennya jauh lebih cepat.

“Dari mulai tanam itu dia (bawang merah) usianya 50 hari tergantung pengaruh iklim, kalau di Jawa biasa 50-60 hari, tapi kemarin kita sekitar 47 hari,” jelasnya.

Sementara itu untuk lahan tanam hanya 1 hektar yang terbagi di tiga lokasi dengan analisis dan perlakuan yang berbeda.

“Lokasi pertama hasilnya 9,4 ton kering, lokasi kedua 6,7 ton, dengan total bibit sebanyak 1,2 ton dari Brebes,” ujarnya.

Menurutnya, hasil panen bawang merah cukup berhasil di Kota Tarakan, meski penanaman dilakukan pada saat curah hujan tinggi.

Curah hujan yang tinggi merupakan salah tantangan bagi petani bawang merah, namun di Kota Tarakan masih bisa diatasi oleh petani.

“Ini adalah peluang tinggal petani aja mau apa ngak, Insya Allah bisa, kita tanam di musim agak ekstrem di akhir tahun saja bisa, apalagi di tanam pada bulan Maret atau April,” katanya.

Selanjutnya hasil panen bawang merah perdana ini sebagian hasilnya akan dipilah untuk bibit dan sisanya untuk konsumsi atau dijual.

Di ketahui panen perdana bawang merah ini juga dihadiri langsung Walikota Tarakan, Kepala BI Kaltara, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara dan Tarakan, dan stakeholder terkait. (wic/Iik)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aksi Damai Tuntut Edy Mulyadi Ditangkap, Kapolres Tarakan: Secepatnya Kita Sampaikan ke Atas

25 Januari 2022 - 10:42 WITA

Gudang Berikat Perumda Tarakan Aneka Usaha Resmi Beroperasi

24 Januari 2022 - 14:08 WITA

Untuk Pertama Kalinya Kota Tarakan Zero Kasus Covid-19 

22 Januari 2022 - 16:05 WITA

Usai Kunjungi Kubedistik Tarakan, Mensos Risma Kirimkan Bantuan Mesin Jahit dan Kursi Roda

21 Januari 2022 - 13:48 WITA

Belanja di Pasar Legi Bisa Pakai QRIS, Pedagang Minta Disediakan WIFI

21 Januari 2022 - 06:03 WITA

Polres Tarakan Musnahkan 1 Kilogram Lebih Narkotika Jenis Sabu dan Ganja

20 Januari 2022 - 15:29 WITA

Trending di Fokus