TARAKAN, Fokusborneo.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menyalurkan dana Infaq Ramadan yang terhimpun melalui program SIAP QRIS, Jumat (13/3/26).
Dana sebesar Rp50.680.236 tersebut merupakan hasil pengumpulan dari kegiatan “Kajian dan Buka Bersama Ustaz Hanan Attaki” yang digelar baru-baru ini.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat atau “Sobat Rupiah” yang telah berkontribusi.
Menurutnya, antusiasme warga dalam berderma melalui kanal digital menunjukkan sinergi yang luar biasa antara syiar agama dan digitalisasi pembayaran.
”Alhamdulillah, infaq yang terkumpul dalam kegiatan Kajian dan Buka Bersama Ustaz Hanan Attaki ini akan segera disalurkan. Kami berterima kasih kepada Sobat Rupiah atas kontribusi dan kebaikannya. Semoga ini menjadi amal jariyah yang penuh berkah,” ujar Hasiando.
Guna memastikan penyaluran tepat sasaran dan memiliki dampak yang luas, BI Kaltara menggandeng BAZNAS Provinsi Kaltara.
Dana puluhan juta tersebut dialokasikan untuk lima kategori penerima manfaat utama, yakni Anak Yatim, Fakir Miskin, Bidang Pendidikan, Operasional Masjid, dan Wakaf Produktif.
Hasiando menambahkan program ini bukan sekadar tentang pengumpulan dana, melainkan tentang bagaimana kebersamaan dapat melahirkan keberkahan bagi sesama yang membutuhkan di Bumi Benuanta.
”Infak dan wakaf yang terkumpul kini disalurkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Terima kasih telah ikut menebar kebaikan di bulan Ramadan ini,” tutupnya.
Pemanfaatan fitur QRIS dalam pengumpulan infak ini juga menjadi bagian dari upaya BI Kaltara untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan, keamanan, dan keberkahan bertransaksi secara digital (SIAP QRIS) dalam berbagai lini kehidupan, termasuk ibadah.(*/mt)














Discussion about this post